RSS

Hati-hati Dengan Hati Kita

16 Mar

HATI HATI DENGAN HATI KITA

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ (١)

قَدۡ أَفۡلَحَ مَن زَكَّٮٰهَا (٩) وَقَدۡ خَابَ مَن دَسَّٮٰهَا (١٠

 

9. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,
10. Dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.

(QS Asy Syam (91) : 10-11)

Hadirin, Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Alhamdulillah, kita panjatkan puja dan puji ke hadirat Illahi Rabbi, Allah Yang Maha Kokoh dan Yang Maha Kuat, yang telah memberikan begitu banyak nikmat, terutama nikmat sehat, antara lain badan masih kuat, mata bisa melihat, telinga masih akurat,
Pikiran masih cermat, sehingga kita bisa berkumpul di ini tempat, untuk bermunajat, untuk beribadat, bersama-sama melaksanakan shalat jum’at. Mudah-mudahan iman kita tambah kuat, taqwa kita makin meningkat, ilmu kita makin padat, amal kita makin hebat, hati kita makin mengkilat, dunia akhirat selamat, Amien Ya Robbal Alamin !

Sholawat dan salam, marilah kita sampaikan kepada junjunan kita, idola kita, panutan kita, ikutan kita, teladan kita, imam kita, pemimpin kita, nabiyyana, wahabibanna, wasyafi’ana, wa maulana, Muhammad SAW, yang telah menaburkan rakhmat, menyempurnakan nikmat, menyelamatkan umat dan yang akan memberikan syafaat nanti di akhirat, khususnya bagi umatnya yang rajin membaca sholawat.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Marilah kita tingkatkan kualitas taqwa kita kepada Allah, taqwa yang sebenar-benarnya . Taqwa yang tidak hanya di bibir saja, tidak hanya di mulut saja, tapi taqwa yang menyatukan antara lisan dan perbuatan, antara kata dengan praktika, antara ucap dengan sikap, antara da’wah dengan lampah dan antara teori dan manifestasi.
Taqwa yang melahirkan kedisiplinan dalam menjalankan ketaatan, kepatuhan, kepasrahan dan ketundukan hanya kepada Allah.
Taqwa yang melahirkan kesadaran untuk menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Dengan taqwa, hidup kita akan bahagia.. Dengan taqwa harkat, derajat dan martabat kita semakin mulia.
إِنَّ أَڪۡرَمَكُمۡ عِندَ ٱللَّهِ أَتۡقَٮٰكُمۡ‌ۚ

‘Sungguh, yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa (QS Al-Hujurat (49) :13 )

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Ketahuilah bahwa di dalam tubuh kita terdapat segumpal darah, apabila ia baik maka seluruh tubuh akan baik, dan apabila rusak maka seluruh tubuh akan rusak. Ketahuilah ia adalah hati.” (HR. Bukhari – Muslim)

Istilah hati dalam bahasa arab adalah ‘qolbu’ yang berarti berbolak-balik, berubah-rubah, tidak tetap. Oleh karena itu sifat hati manusia senantiasa bolak-balik, tiada tetap, berubah-rubah, Kadang iman kita kuat, taqwa kita meningkat, tapi tak jarang iman kita lemah, taqwa kita menurun ! kadang hati kita bersih, bening, suci, tapi kadang-kadang hati kita kesat, kusam dan kotor ! Kadang hati kita bercahaya, lemah lembut, tapi kadang hati kita gelap gulita, keras dan buta !

Melalui kegiatan keagamaan di sekolah ; Mabit, Membaca Al Quran, Sholat Dluha, Sholat berjamaah, Sholat Jumat bertujuan membina hati para siswa, agar memliki hati yang bersih, bening , suci dan bercahaya.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Abdullah bin Mas’ud pernah berkata :

Empat hal yang termasuk penyebab gelapnya hati, yaitu :

1) Perut yang terlalu kenyang

Perut yang terlalu kenyang disebabkan oleh makanan yang berlebihan atau makan makanan yang haram. Perut kekenyangan akan mudah mengantuk yang mengakibatkan kemalasan, malas beraktifitas ; malas belajar, malas bekerja, malas beribadah. Kaki teramat kaku digunakan untuk pergi ke tempat pengajian, tangan teramat linu digunakan untuk menolong orang, mulut teramat berat digunakan untuk berbicara kebenaran, mata teramal sulit digunakan untuk membaca Al Quran.

Perut kekenyangan karena makan berlebihan dan makan makanan yang haram dapat menurunkan kualitas keimanan kita, seperti tidak sanggup bertahajud, tidak khusu dalam beribadah, tumpulnya otak, tidak terkabulnya doa. Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits. “Wahai Sa’ad, perbaikilah (murnikanlah) makananmu, niscaya kamu menjadi orang yang terkabul do’anya. Demi yang jiwa Muhammad dalam genggamanNya. Sesungguhnya seorang hamba melontarkan sesuap makanan yang haram ke dalam perutnya maka tidak akan diterima amal kebaikannya selama empat puluh hari. Siapapun yang dagingnya tumbuh dari yang haram maka api neraka lebih layak membakarnya.” (HR. Ath-Thabrani ).

Seorang ahli hikmah mengatakan : “Barang siapa makannya besar, maka perutnya akan besar. Barangsipa yang perutnya besar, maka dagingnya akan besar. Barang siapa yang dagingnya besar maka syahwatnya akan besar. Barangsiapa yang syahwatnya besar, maka dosanya akan besar.”

2) Berteman dengan orang-orang zhalim

Hati-hati dalam pergaulan, dalam memilih teman, karena pergaulan, pertemanan akan mewarnai sikap dan perilaku kita. Bergaul dengan orang alim, akan terbawa alim. Bergaul dengan tukang mabuk, akan terbawa mabuk. Bergaul dengan anak nakal, binal, berandal, akan terbawa nakal, binal, berandal. Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits :
“Kawan pendamping yang sholeh ibarat penjual minyak wangi. Bila dia tidak memberimu minyak wangi, kamu akan mencium keharumannya. Sedangkan kawan pendamping yang buruk ibarat tukang pandai besi. Bila kamu tidak terjilat apinya, kamu akan terkena baun asapnya.” (HR.Bukhari)

Abu Thayyib berkata “ Barangsipa bergaul dengan delapan golongan , maka Allah akan menambah delapan hal kepadanya, yaitu :
a. Barangsiapa bergaul dengan orang kaya, maka akan bertambah rasa cintanya kepada keduniaan
b. Barangsiapa bergaul dengan orang fakir, maka akan bertambah rasa syukur dan ridha terhadap rizki dari Allah.
c. Barangsipa bergaul dengan penguasa,pejabat, maka akan bertambah keras hatinya dan takabbur
d. Barangsipa suka bergaul dengan wanita, maka akan bertambah kebodohan dan syahwatnya
e. Barangsiapa bergaul dengan anak-anak, maka ia akan senang bermain
f. Barangsiapa bergaul dengan orang fasiq, maka akan bertambah kecenderungannya untuk melakukan kemaksiatan dan menunda-nunda tobat
g. Barangsiapa bergaul dengan orang-orang shalih, maka akan bertambah rasa cintanya dalam menaati Allah
h. Barangsiapa bergaul dengan ulama, maka akan bertambah ilmu dan amalnya.”

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

3) Melupakan dosa yang pernah dilakukan

Seorang yang yang melakukan dosa, kemudian menganggap biasa, maka lama-lama ia akan terbiasa dengan dosa, tidak menyesal, tidak merasa bersalah. Inilah yang menyebabkan hatinya semakin gelap. Karena dosa ibaratnya titik hitam. Semakin banyak dosa maka semakin banyak titik hitam yang melekat pada hati, semakin gelaplah hati kita. Hati yang hitam legam, gelap gulita menyebabkan hidayah sulit untuk masuk. Ibaratnya sebuah kaca yang tiap hari kena debu, maka lama kelamaan kaca itu akan tertutupi oleh kotoran debu, yang mengakibatkan cahaya, sinar matahari tidak akan masuk.
Imam Syafi’I semasa menjadi santri pernah mengeluh kepada gurunya, “Wahai, Guru. Mengapa ilmu yang sedang kukaji dan kupelajari ini susah sekali memahaminya dan cepat sekali lupa ?” Sang Guru menjawab, “Ilmu itu ibarat cahaya, ia hanya dapat menerangi hati yang bersih, bening dan suci. Ia tidak akan dapat menerangi hati yang keruh, kotor dan banyak maksiatnya.”

4) Panjang angan-angan

Panjang angan-angan adalah memikirkan dan menanti-nanti sesuatu yang sulit untuk diraih. Panjang angan-angan menjadikan hidup dalam khayalan, imajinasi, halusinasi, ilusi yang mengakibatkan kemalasan. Hidup dalam dunia mimpi bukan dalam kenyataan. Berkaitan dengan panjang angan-angan ini, Rasulullah SAW, pernah bersabda “ Sesungguhnya sesuatu yang sangat aku khawatirkan atas kalian ada dua, yaitu : mengikuti hawa nafsu dan panjang angan-angan. Mengikuti hawa nafsu berarti menjauhi kebenaran, sedangkan panjang angan-angan mencerminkan cinta dunia.” (HR. Ibnu Abid Dun-ya)

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Selain empat hal yang termasuk penyebab gelapnya hati, yaitu : perut yang terlalu kenyang, berteman dengan orang-orang zhalim, melupakan dosa yang pernah dilakukan dan panjang angan-angan. Imam Abdullah bin Mas’ud, juga pernah mengatakan,

“Empat hal yang termasuk penyebab terangnya hati, yaitu :
1) Perut lapar karena tindakan hati-hati
2) Berteman dengan orang-orang shalih
3) Mengingat dosa yang pernah dilakukan dan
4) Tidak panjang angan-angan.”

Mudah-mudahan keempat sikap yang dianjurkan diatas ada dalam diri kita, sehingga kita memiliki hati yang bersih, bening dan suci. Dan kita termasuk orang-orang yang beruntung. Sebagaimana Firman Allah SWT, dalam QS Asy Syam (91) ayat 10-11 ;

قَدۡ أَفۡلَحَ مَن زَكَّٮٰهَا (٩) وَقَدۡ خَابَ مَن دَسَّٮٰهَا (١٠
9. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,
10. Dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَلَّ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 16, 2012 in Jumat

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: