RSS

Makna Tahun Baru

20 Feb

MAKNA TAHUN BARU

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

وَٱلۡعَصۡرِ (١) إِنَّ ٱلۡإِنسَـٰنَ لَفِى خُسۡرٍ (٢) إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلۡحَقِّ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلصَّبۡرِ (٣)

1. Demi masa.
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Hadirin, Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Alhamdulillah, kita panjatkan puja dan puji ke hadirat Illahi Rabbi, Allah Yang Maha kokoh dan Yang Maha Kuat, yang telah memberikan begitu banyak nikmat, antara lain nikmat sehat ; pikiran cermat, telinga akurat, mata melihat, kaki dan tangan kita kuat, sehingga kita bisa duduk di ini tempat dalam rangka melaksanakan sholat Jumat. Mudah-mudahan dengan kegiatan sholat jumat , akan menjadikan iman kita tambah kuat, taqwa kita makin meningkat, ilmu kita makin padat, amal kita makin hebat, hati kita makin mengkilat dan kita selamat dunia akhirat.

Sholawat dan salam, marilah kita sampaikan kepada junjunan kita, idola kita, panutan kita, ikutan kita, teladan kita, imam kita, pemimpin kita, nabiyyana, wahabibanna, wasyafi’ana, wa maulana, Muhammad SAW, yang telah menaburkan rakhmat, menyempurnakan nikmat, menyelamatkan umat dan yang akan memberikan syafaat nanti di akhirat, khususnya bagi umatnya yang rajin membaca sholawat.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Marilah kita tingkatkan kualitas taqwa kita kepada Allah, taqwa yang sebenar-benarnya . Taqwa yang tidak hanya di bibir saja, tidak hanya di mulut saja, tapi taqwa yang menyatukan antara lisan dan perbuatan, antara kata dengan praktika, antara ucap dengan sikap, antara da’wah dengan lampah dan antara teori dan manifestasi.
Taqwa yang melahirkan kedisiplinan dalam menjalankan ketaatan, kepatuhan, kepasrahan dan ketundukan hanya kepada Allah.
Taqwa yang melahirkan kesadaran untuk menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Dengan taqwa, hidup kita akan bahagia.. Dengan taqwa harkat, derajat dan martabat kita semakin mulia.

إِنَّ أَڪۡرَمَكُمۡ عِندَ ٱللَّهِ أَتۡقَٮٰكُمۡ‌ۚ

‘Sungguh, yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa (QS Al-Hujurat (49) : 13 )

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Tak terasa kita sudah memasuki tahun baru masehi, tahun 2012. Rasanya baru kemarin kita melangkahkan kaki di tahun 2011, tahu-tahu sekarang sudah tahun 2012. Rasanya baru kemarin kita duduk di kelas 7 SMP, tahu-tahu sekarang sudah di kelas 9. Waktu itu …tahu-tahu ! Dulu anak-anak, tahu-tahu sekarang sudah dewasa, dulu masih SD tahu-tahu sekarang sudah SMP, dulu masih bodoh, tahu-tahu sekarang sudah pandai, dulu masih miskin, tahu-tahu sekarang sudah kaya raya.

Waktu ibarat kilat, begitu cepat, begitu singkat, begitu padat. Oleh karena itu manfaatkanlah waktu dengan sebaik-baiknya, aturlah waktu dengan sebaik-baiknya, jangan sampai tertipu oleh waktu. “ Orang yang beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin. Orang yang tertipu adalah orang yang hari ini sama saja dengan hari kemarin. Orang yang rugi adalah orang yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin”.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Allah SWT mengingatkan dan memperingatkan kita, tentang pentingnya memanfaatkan dan mengatur waktu, yang tercantum dalam QS Al Ashr ayat 1 – 3

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

وَٱلۡعَصۡرِ (١) إِنَّ ٱلۡإِنسَـٰنَ لَفِى خُسۡرٍ (٢) إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلۡحَقِّ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلصَّبۡرِ (٣)

1. Demi masa.
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Kalau kita renungkan ayat diatas bahwa manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kita semua rugi ? Kenapa rugi ? Karena kita mampu mengatur waktu, memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Waktu sehat, tidak digunakan sebaik-baiknya, untuk beribadah, untuk bersekolah, ….rugi,… keburu datang waktunya sakit, di rawat di rumah sakit. Waktu hidup, tidak digunakan sebaik-baiknya untuk beribadah, … rugi, …keburu mati. Waktu kaya tidak digunakan sebaik-baiknya, untuk bersodaqoh, …rugi… keburu miskin. Waktu kecil, tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menuntut ilmu, …rugi… keburu datangnya masa tua. Yang tidak rugi adalah orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Dari Ibnu Umar Rodhiallahu’anhu, berkata Rosulullah Sholallahu’alaihi wa salam bersabda : “Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau penyeberang jalan”
Ibnu Umar Rodhiallahu’anhu berkata : “ Jika kamu berada di sore hari, jangan menunggu pagi hari dan jika engkaudipagi hari, jangan menunggu sore, manfaatkan masa sehat sebelum datang masa sakit dan manfaat waktu hidup sebelum datang kematian (HR Bukhori)

Dari hadits di atas, terkandung makna :
– Bahwa kita hidup di dunia ini, seperti orang asing, berada di negri asing. Oleh karena itu harus punya bekal untuk pulang ke negri asal, yaitu alam akhirat.
– Bahwa kita hidup di dunia ini seperti ‘penyebrang jalan’, artinya kita harus hati-hati, waspada jangan sampai kita tertabrak, terjungkal kejurang kemaksiatan, kehinaan.
– Bahwa kita harus mampu memanfaatkan waktu sehat sebelum sakit, waktu hidup sebelum mati.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Kalau kita renungkan, waktu itu ada 3 bagian :

1) Hari ini
Hari ini adalah kenyataan, hari-hari tindakan, hari-hari berkarya, hari dimana kita berada, hari yang kita rasakan, yang harus kita tingkatkan, kita manfaatkan, hari ini harus lebih baik daripada kemarin.

2) Hari Kemarin
Hari kemarin adalah kenangan, hari-hari yang sudah kita lakukan, hari yang harus kita evaluasi, agar kinerja, belajar, ilmu kita lebih meningkat, hari kenangan yang harus kita jadikan pelajaran, motivasi untuk menyongsong hari esok yang lebih elok !

3) Hari Esok
Hari esok adalah angan-angan, hari-hari yang akan kita lakukan, hari-hari yang harus kita rencanakan, hari-hari yang penuh dengan harapan, peluang, kesempatan dan rintangan, hari esok harus lebih baik daripada hari ini !

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Marilah kita manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.
Mudah-mudahan di tahun baru, tahun 2012 ini, kita lebih arif dalam berkata, lebih aktif dalam bekerja, lebih kreatif dalam berkarya, sehingga kita benar-benar menjadi manusia yang berguna, bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

Sebagaimana tercantum dalam Hadits Riwayat Ahmad, Rosulullah Sholallahu’alaihi wa salam bersabda :
“Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan trampil (professional). Barangsiapa bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah Azza Wajalla (HR ahmad)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 20, 2012 in Jumat

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: